BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Pakde Karwo Borong Enam Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik

Pakde Karwo Borong Enam Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik

Written By nasional on Minggu, 21 Mei 2017 | 04.20

GRESIK,   Berbagai inovasi pelayanan publik yang terus dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dibawah kepemimpinan sang Gubernur, Dr. H. Soekarwo mendapatkan apresiasi tinggi dari pemerintah pusat.

Apresiasi itu ditandai dengan keberhasilan Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim  meraih enam penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional Tahun 2017 yang diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Dr. Asman Abnur SE MSi di Gelora Joko Samudro Gresik, Sabtu (20/5) malam.

Keenam penghargaan tersebut adalah untuk inovasi "HP Solusi Anak Berkebutuhan Khusus" - RSJ Menur, "Layanan Jujug Desa yang Ramah (Judes)" UPT Badan Pendapatan Daerah – Jombang, Layanan "Wisata Arsip untuk Anak Sekolah (WARAS)" - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, "Mencegah Perdarahan Tali Pusat Dengan Kalisat (Karet Tali Pusat)" – RSUD dr. Saiful Anwar, Malang, "Manajemen Risiko Sanggahan dan Pengaduan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa Sekretaris Daerah (MR SAHDU)" - UPT Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan inovasi "PLANET KAKAO: Pengelolaan dan Edukasi Terpadu Kakao Melalui Kebun Rakyat Demi Indonesia Daulat Coklat" – Dinas Perkebunan Jatim.

Dalam TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun ini, Pemprov Jatim berhasil menjadi yang terbaik dari 3.054 inovasi-inovasi yang masuk menjadi peserta kompetisi, baik dari kementerian, lembaga, provinsi, BUMN/BUMD lainnya. Keberhasilan Pemprov Jatim juga diikuti sembilan inovasi dari pemerintah kabupaten/kota di Jatim yang juga mendapat penghargaan, yakni Kab. Banyuwangi, Probolinggo, Bojonegoro, Pasuruan, Sampang, Pamekasan, Sidoarjo, Kota Surabaya dan Kota Malang .

Diterimanya penghargaan-penghargaan itu disambut bahagia dan penuh syukur oleh Pakde Karwo. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan buah kerja keras Pemprov Jatim yang terus melakukan inovasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan publik yang berkualitas.
"Penghargaan ini menambah kepercayaan dan motivasi kami untuk semain memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat" katanya.

Pakde Karwo juga berpesan kepada seluruh jajaran Pemprov Jatim agar tidak cepat puas dan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pasalnya, meski sudah banyak kemajuan dalam bidang pelayanan publik, tetap saja ada kekurangan yang harus terus dibenahi dan ditingkatkan lagi.

"Pelayanan yang baik yang diinginkan masyarakat adalah yang sederhana, cepat, murah, pasti, transparan, dan berkeadilan. Jadi inovasi-inovasi yang kita lakukan selalu mengacu pada pelayanan tersebut. Mari terus bekerja demi kesejahteraan masyarakat, khususnya wong cilik" katanya.

MenPAN RB : Jatim Barometer Pelayanan Publik 
Sementara itu, MenPAN RB, Dr. Asman Abnur SE MSi mengatakan, keberhasilan Jatim memborong enam penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2017 menjadi bukti bahwa Jatim merupakan barometer pelayanan publik. Karena itu, dirinya mengajak pemerintah daerah lain untuk belajar dari Jatim.

"Tidak perlu studi banding ke luar negeri, dari dulu membanding-bandingkan tapi tidak pernah selesai. Datang saja ke Jatim, contoh saja pelayanan publik yang sudah bagus di Jatim kemudian terapkan ke daerah masing-masing. Semoga yang dilakukan Pakde Karwo dapat menjadi gerakan massal secara nasional" pujinya.  

Asman melanjutkan, masyarakat merindukan pelayanan publik yang baik dan berkualitas. Karena itu, saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya menerapkan pelayanan berbasis Teknologi Informasi (TI). Pasalnya, Ti membuat pelayanan kian transparan, lebih cepat, efektif, dan efisien.

  "Kedepan, siapa yang cepat akan memenangkan persaingan. Jadi bukan lagi tergantung siapa yang besar atau kecil, dan kuat atau lemah. Pelayanan yang cepat akan mendatangkan investasi. Karena itu, solusi dan jawabannya adalah pada TI" katanya.

Hadir pada kesempatan itu, Mensos RI, Sekdaprov Jatim, bupati/walikota se-Indonesia, Wakapolda Jatim, Pa. Sahli bid Managemen Kodam V/Brawiaya, Paban I Ren Ditum (kolonel) Kodiklatal, Kadeptek AAL, Kabag Tata Usaha Kajati, Kadeptek, perwakilan BUMN, BUMD, kementerian/lembaga, serta ribuan masyarakat sekitar (rr) 

Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks