BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Pemprov Jatim Raih Penghargaan Perencanaan Pembangunan Terbaik

Pemprov Jatim Raih Penghargaan Perencanaan Pembangunan Terbaik

Written By nasional on Minggu, 03 Mei 2020 | 18.19

SURABAYA  - Di tengah Pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapatkan apresiasi dan penghargaan di tingkat nasional.

          Kali ini, Provinsi Jatim mendapatkan Penghargaan Perencanaan Pembangunan Terbaik dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2020 yang dibuka secara virtual oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Kamis (30/4).

          Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyambut baik atas penghargaan yang diberikan bagi Pemprov Jatim dari pemerintah pusat tersebut. Ia juga menyebut penghargaan ini adalah kado bagi Jatim di Hari Pendidikan Nasional. Pasalnya Jatim menjadi salah satu dari tiga provinsi yang mendapatkan penghargaan  perencanaan pembangunan terbaik. Kebetulan yang menjadi unggulan adalah pendidikan vokasi dan SMK Mini.

          "Ini menurut saya sekaligus hadiah untuk kita semua di Hari Pendidikan Nasional 2020. Karena dalam Musrenbangnas kemarin, yang mendapatkan poin tertinggi sampai Pemprov Jatim mendapatkan penghargaan perencanaan pembangunan terbaik adalah karena program pendidikan yang dikembangkan di Jawa Timur yaitu pendidikan vokasi, dan SMK Mini di Pesantren," kata Gubernur Khofifah, Minggu  (3/5).

          Provinsi Jatim mendapatkan apresiasi di bidang pendidikan vokasi dan SMK Mini di pesantren yang digagas pemprov. Ini yang menjadikan Jatim sebagai satu dari tiga provinsi yang mendapatkan penghargaan perencanaan pembangunan.

          Lebih lanjut dikatakan Khofifah bahwa pengembangan pendidikan vokasi memang menjadi konsen Pemprov Jatim. Sebab berdasarkan data yang ada, tingkat pengangguran tertinggi di Jatim adalah lulusan SMK, kedua adalah lulusan SMA.

          Oleh sebab itu, pengembangan kurikulum dan juga format pendidikan vokasi terus dikembangkan di Jatim.  Agar setiap lulusan SMK memiliki bekal yang cukup, memiliki skill yang berkualitas dan matching dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

          Seperti saat ini Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tengah melakukan pemetaan dan pencocokan pesantren dengan bidang vokasi.

          Tujuannya kelak setiap pesantren akan mendapatkan bidang vokasi khusus yang sesuai dengan kebutuhan maupun tantangan di lingkunganya.

          Yang kemudiaan akan dikoordinasikan dengan Fakultas Vokasi di Perguruan Tinggi di Jatim dengan harapan nantinya fakultas vokasi tersebut saat KKN  akan menjadikan pesantren sebagai fokus sasaran sesuai dengan bidang vokasi yang dikembangkan di setiap pesantren.

          Hal tersebut menjadi salah satu contoh fokus perencanaan pembangunan pendidikan Jatim di bidang pendidikan vokasi.

          "Tahun ini Hari Pendidikan Nasional tidak ada upacara maupun seremonial karena adanya covid-19. Tapi bahwa semangat untuk meningkatkan kualitas pendidikan harus terus dilakukan, adalah hal yang tak boleh kita lupakan," pungkas Khofifah.

          Karena Musrenbangnas berlangsung secara virtual, maka trophy Jatim sebagai peraih Penghargaan Perencanaan Pembangunan Terbaik dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2020 hanya ditunjukkan secara virtual oleh Panitia Musrenbangnas  melalui layar. (*)


Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks