BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Ketua Dekranasda Jatim Hadiri Tasyakuran 39th Dekranasda Kab Sidoarjo

Ketua Dekranasda Jatim Hadiri Tasyakuran 39th Dekranasda Kab Sidoarjo

Written By nasional on Senin, 11 Maret 2019 | 02.17

SIDOARJO,  Industri 4.0 yang terus berkembang sesuai perkembangan zaman menuntut semua masyarakat terutama bagi perajin untuk dapat memanfaatkan maupun mengembangkan produk kerajinannya. Akan tetapi, terdapat satu cara yang tidak dimiliki oleh teknologi dalam kerajinan yakni rasa atau taste.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional  (Dekranasda) Prov. Jatim Arumi Bachsin saat menghadiri Tasyakuran ke 39 Dekranasda Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Sabtu (9/3).

Ia mengatakan, rasa atau taste tidak ada di teknologi sebagai bagian dari kreatifitas maupun inovasi yang dimiliki, terutama dalam menciptakan motif motif kerajinan baik batik maupun produk kerajinan tangan lainnya.

Teknologi, diakuinya memang memberi kecepatan dan kemudahan dalam mengembangkan produk. Akan tetapi, rasa atau taste menjadi kekuatan bagi para perajin untuk terus berkarya dan berinovasi bagi terciptanya produk produk asli daerah.

Menurutnya, rasa, seni, kreatifitas dan proses yang terlibat di dalamnya memiliki kekuatan yang tidak bisa digantikan oleh teknologi manapun. Teknologi bisa menjadi alat untuk produktifitas dengan baik. Akan tetapi jika tidak hati hati eksistensi para pengrajin akan terancam.

"Rasa yang dimiliki oleh pengrajin yang tidak dimiliki oleh teknologi bisa menjadi kekuatan dalam menciptakan inovasi produk seperti batik dan kerajinan tangan yang ada di Indonesia," ungkapnya.

Dihadapan pengurus Dekranasda Sidoarjo yang hadir, Arumi menegaskan, kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh kreatifitas bangsa itu dalam mengolah potensi sumber daya yang dimilikinya dan memanfaatkan kesempatan yang tersedia untuk maju berkembang dalam persaingan global.

Terpenting, lanjut Istri Wagub Jatim itu adalah eksistensi dari Dekranasda, baik provinsi maupun kabupaten/kota. Dengan cara, merefleksikan diri membantu pemerintah daerah agar mampu menggerakkan ekonomi melalui upaya strategis pemberdayaan kewirausahaan perajin sehingga lebih berdaya saing dan bersinergi dengan semua pihak.

Ia berharap, bahwa tujuan Dekrnasada tidak akan tercapai jika tidak ada saling mendukung dan kerja sama sinergitas program antara Dekrnasada Provinsi dan kabupaten/kota se Jatim.

"Diharapkan setiap permasalahan yang menghambat upaya pengembangan kerajinan di Jatim dapat segera mendapatkan solusinya yang pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing produk kerajinan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Jatim," tutupnya. (rr).


Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks