BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » CTO Toshiba Membagi Visinya: Siber dan Fisik - Bagian 2

CTO Toshiba Membagi Visinya: Siber dan Fisik - Bagian 2

Written By nasional on Selasa, 29 Januari 2019 | 10.13

Di dunia saat ini, semuanya terhubung melalui internet. Kami telah mencapai titik di mana menggunakan teknologi AI di ruang siber dapat menciptakan nilai, dan di mana peluang bisnis utama dapat ditemukan tidak hanya dalam menganalisis data tentang konsumsi dan perilaku manusia lainnya, tetapi juga dari objek yang ditemukan di dunia nyata, seperti status operasional dari semua jenis perangkat, dan tingkat kebutuhan daya listrik.


Toshiba bertujuan untuk berkembang menjadi perusahaan teknologi sistem siber-fisik yang menyumbangkan solusi untuk masalah yang dihadapi masyarakat dengan teknologi yang memadukan antara siber dan fisik, yaitu dunia nyata. Dalam bagian kedua wawancara kami dengan Dr. Shiro Saito tentang strategi teknologi Toshiba, kami membahas masa depan teknologi yang ingin dicapai Toshiba melalui perubahan, dan harapannya kepada para peneliti dan insinyur. (Baca Bagian 1)


- Dalam kaitannya dengan pengembangan teknologi, di mana di titik-titik mana saja yang Toshiba
harus mengubah pola pikirnya?

Saito: Ada saat kami berpikir bahwa kami bisa melakukan semuanya sendiri, tetapi dengan terwujudnya masyarakat informasi, gagasan itu menjadi tidak terbayangkan. Bila perlu, untuk mendapatkan hasil awal, kita perlu mendorong penelitian dan pengembangan melalui kerjasama dengan orang lain. Sangat penting untuk tidak jatuh ke dalam perangkap mentalitas ”jalan sendiri-sendiri”.

Dengan pemahaman tersebut, kami sekarang mempromosikan "inovasi terbuka" dari tahap awal penelitian, dan berupaya berkolaborasi dengan universitas dan lembaga penelitian terkemuka di Jepang dan luar negeri. Kami terlibat dalam penelitian dan pengembangan dengan akademisi dan industri di tingkat global, termasuk teknologi pemrosesan bahasa lisan dengan Akademi Ilmu Pengetahuan Cina dan teknologi analisis data dengan Institut Sain India.
.

Dr. Shiro Saito, Chief Technology Officer Toshiba
Untuk mengambil contoh konkret, kami bekerja sama dengan Universitas Cambridge dalam komunikasi kriptografi kuantum. Ini adalah teknologi yang memungkinkan transmisi dari informasi yang sangat rahasia — informasi pribadi dan informasi transaksi keuangan dan yang sejenisnya — menggunakan teknologi komunikasi yang secara teori tidak mungkin diretas.
Masalah yang kita hadapi untuk penggunaan praktisnya adalah kecepatan lalu lintas dan jarak, yang
merupakan kunci bagi pendeskripsian informasi terenkripsi tersebut, harus dikomunikasikan, tetapi Toshiba saat ini menetapkan rekor dunia baru untuk jarak dan kecepatan. Kami juga melakukan penelitian dan pengembangan bekerjasama dengan Stanford University pada perangkat keras dalam mengurangi konsumsi daya dari chip AI. Kemajuannya cukup bagus, dan kami telah berhasil mengurangi konsumsi daya hingga 88%.


Dalam hal menciptakan bisnis baru, kami akan merilis benih bisnis yang dibuat di departemen R&D ke dunia pada tahap awal. Selain mekanisme pembelajaran berdasarkan atas penerimaan umpan balik, kami telah menyiapkan dana CVC (Corporate Venture Capital) sebesar 10 miliar yen, dan kami ingin menggunakannya untuk menciptakan bisnis baru yang tidak terikat oleh portofolio bisnis saat ini.

Alat kriptografik quantum (pemancar)
-Toshiba terus berpartisipasi dalam perawatan medis secara presisi. Apakah ada teknologi tertentu
yang Anda harapkan?
Saito: Toshiba sedang meneliti sejumlah teknologi di atas serangkaian prosedur medis, yang mencakup
pencegahan dan penyaringan, diagnosis dan perawatan. Salah satunya adalah peralatan perawatan kanker penyinaran partikel berat, yang mempercepat penyinaran partikel berat dari ion karbon hingga sekitar 70% dari kecepatan cahaya dan menggunakannya untuk menyinari sel-sel kanker. Ini berkaitan dengan dua teknologi yang utama. Pertama-tama adalah kerek berputar yang benar-benar menyinari sel-sel kanker, dan di sini kita telah menggunakan magnet superkonduktor dalam struktur untuk mendorong perampingan dan pengurangan beban. Kemampuan untuk memutar derek mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk merawat pasien, tanpa perlu memiringkannya. Terkait erat dengan ini, kami memiliki teknologi yang menggunakan teknologi pengenalan gambar untuk mengidentifikasi posisi tumor dan teknologi yang memindahkan berkas elektron pada waktu yang sama dengan gerakan pernapasan pasien.

Dengan ini, kita dapat secara tepat menyinari tumor tanpa perlu menanamkan penanda di dalam tubuh pasien. Kedua teknologi ini sangat mengurangi beban pada pasien.



Derek berputar dan ruang perawatan (Courtesy of QST / NIRS)
Kami juga memiliki teknologi terkait kanker lainnya, liposom yang dapat terdegradasi secara biologis. Secara sederhana, ini adalah kapsul dengan diameter 100 hingga 200 nanometer yang dapat dimasukkan ke dalam sel manusia, di mana ia berkontribusi pada penemuan sel kanker. Mekanisme kerjanya seperti ini: kapsul yang menggabungkan gen uji dimasukkan ke dalam sel melalui membrannya, saat terurai, bereaksi terhadap keberadaan sel kanker dengan memancarkan cahaya, yang dapat dipantau untuk mengkonfirmasi kanker.


Fitur utamanya adalah memungkinkan pengamatan sel kanker hidup, dan kami yakin kami dapat
menggunakannya untuk memantau sel kanker dan berkontribusi untuk menemukan perawatan yang optimal.
- Bersamaan dengan Anda mendorong penelitian dan pengembangan di berbagai bidang, apa
gagasan Anda tentang investasi dan kegiatan R&D di masa depan?
Saito: Kami berencana untuk menginvestasikan 930 miliar yen selama lima tahun ke depan, terutama pada teknologi energi terbarukan dan bidang yang saya sebutkan sebelumnya: SCiBTM, tenaga elektronik, dan robotika. Dalam semikonduktor, fokus kami pada perangkat daya dan HDD sebagai solusi penyimpanan untuk pusat data. Selain itu, dalam ICT untuk industri, kami akan melakukan investasi yang tajam terfokus pada bidang-bidang seperti pengembangan SPINEXTM, arsitektur IoT kami, yang akan kami gunakan untuk mengubah bisnis kami; RECAIUSTM, AI komunikasi Toshiba; dan "SATLYSTM", AI analitik kami.

Dengan demikian, kita juga harus memikirkan pengembangan dalam hal meningkatkan profitabilitas.
Beberapa produk belum dimodulasi atau distandarisasi. Saya ingin meningkatkan efisiensi pengembangan produk-produk yang seperti ini, dan mempersingkat waktu tunggu dengan memperkenalkan TI, sehingga kami bisa mendapatkan pandangan menyeluruh dari semua proses yang ada, mulai dari tahap awal penelitian dan pengembangan. Dari perspektif organisasi, kami membangun struktur yang mencakup laboratorium penelitian kami di luar negeri, sehingga kami dapat secara konsisten menyediakan teknologi, dari penelitian dasar yang menghasilkan benih bisnis hingga penelitian dan pengembangan yang mengejar peningkatan dalam produktivitas dan teknologi pemeliharaan, bahkan setelah komersialisasi.

Dalam pengembangan produk untuk BtoC dan semikonduktor, prosesnya sampai sekarang adalah
menciptakan dan menumbuhkan gagasan di laboratorium dan kemudian menyelesaikannya untuk produksi massal. Tetapi untuk bisnis BtoB, pertama-tama kita harus bertanya kepada pelanggan kita masalah apa yang mereka hadapi, dan kita harus melakukan ini dari tahap awal penelitian dan pengembangan, termasuk teknologi produksi.

- Apa yang Anda harapkan dari para peneliti dan insinyur Anda?

Saito: Ketika saya mengunjungi pusat pengembangan dan R&D di dalam dan luar negeri dan berbicara dengan orang-orang di sana, saya menyadari bahwa banyak dari mereka benar-benar ingin mengusulkan ide mereka sendiri dan menciptakan sesuatu yang baru. Kami mencoba untuk menanggapi hal ini dengan membangun sistem inkubasi terbuka, yang termasuk di dalam CVC 10 miliar yen yang telah saya sampaikan kepada Anda. Saya pikir, sampai sekarang, kita terlalu memperhatikan aspek tingkat penyelesaian dan kualitas yang terlalu tinggi. Jelas, kami tidak akan merilis produk berkualitas rendah yang belum selesai ke pasar, tetapi jika kami mengenali tingkat penyelesaian tertentu yang dapat diterima oleh kami, kami dapat lebih cepat membawanya ke pasar, dan menggunakan umpan balik yang kami dapatkan untuk melakukan perbaikan. Juga, tergantung pada apa yang kita kerjakan, kita dapat memasukkan kearifan dan teknologi luar.

Saya pikir tidak apa-apa untuk melakukan hal-hal yang juga ada.
Teknologi saat ini cukup terbagi. Namun, menggunakan teknologi-teknologi individu untuk mereka sendiri menyulitkan dalam membuat sesuatu. Mengingat bahwa penemuan adalah terkait dengan memproduksi sesuatu dari nol, kami akan membuat proposal dan solusi baru dengan menggabungkan teknologi teknologi tersebut. Itulah tepatnya yang saya pikirkan tentang inovasi. Dengan tujuan itu, adalah penting para peneliti dan teknisi untuk melihat tidak hanya di bidang mereka sendiri, tetapi juga menenpatkan antena mereka tinggi-tinggi.

Dasar dari penelitian dan pengembangan kami adalah bagaimana menyelesaikan masalah sosial terkait dengan tren besar. Jadi apa yang telah kami lakukan sampai sekarang pada dasarnya adalah pendekatan yang sama seperti yang dibayangkan oleh SDGs. Ke depan, saya ingin melihat peneliti dan pengembang kami bekerja dengan kesadaran bahwa teknologi R&D adalah sarana untuk menyelesaikan masalah sosial dan mencapai tujuan SDGs. Saya ingin mereka selalu sadar akan masalah sosial yang terkait dengan teknologi yang sedang mereka kerjakan.

Saya ingin sekali mereka mau merangkul semangat bahwa mereka adalah orang-orang yang menghidupkan janji akan hari baru, dan bahwa mereka adalah orang-orang yang membuka masa depan dan membawanya kepada kita. Toshiba adalah perusahaan dalam penantian, mengharapkan akan suatu proposal baru yang tidak harus menjadi bagian dari portofolio bisnis kami saat ini. Selain itu, tidak ada yang perlu ditakutkan!

 Artikel terkait (Toshiba Clip)
Toshiba’s CTO Shares His Vision: The Cyber and the Physical–Part 1
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks