BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Kejari Depok Himbau Penganut Ahmadiyah Untuk Berbaur

Kejari Depok Himbau Penganut Ahmadiyah Untuk Berbaur

Written By nasional on Kamis, 15 November 2018 | 17.04


DEPOK, Guna menghindari hal-hal yang tidak di inginkan Kejaksaan Negeri Kota Depok melakukan pembinaan serta himbauan kepada penganut aliran kepercayaan Ahmadiyah hal tersebut di sampaikan Sufari dalam keterangan pers nya menyusul terbitnya Surat Edaran Bersama SKB Tiga Menteri.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Sufari sekaligus Ketua dari 
Tim Koordinasi Pengawasan Aliran  Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) bahwa pihaknya mengingkan agar pengaunut kepercayaan dapat berbaur dengan masyarakat lainnya.

"Kita tidak ingin ada kelompok tertentu yang bersifat eksklusif untuk kami ingin agar Ahmadiyah dapat berbaur,misalnya dalam melaksanakan sholat jumat bisa ke masjid atau mushola yang ada di sekitar,"jelasnya,Kamis (15/11/218)

Dikatakan bahwa Tim Pakem ini beranggotakan Kejari,Polres,Kodim,Kesbangpol,FKUB,Kementrian Agama dan Dinas Pendidikan tim Pakem dibentuk untuk mengawasi aliran kepercayaan dan keagamaan di Kota Depok.

"Tim Pakem hadir untuk mengantisipasi aliran-aliran sesat dan terlarang baik keagamaan dan kepercayaan yang dapat mengancam ketertiban dan ketentraman umum," katanya.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis kepada penganut kepercayaan untuk itu pihaknya menyarankan agar masyrakat melaporkan kepada Tim Pakem.(Yopi).
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks