BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Pasar Milenia jadi sasaran Market Realme masuk ke Indonesia

Pasar Milenia jadi sasaran Market Realme masuk ke Indonesia

Written By nasional on Senin, 17 September 2018 | 22.18

Jakarta, 17 September 2018 - Merek smartphone Realme mengkonfirmasi secara resmi kemunculannya di Indonesia. Kehadiran Realme di Indonesia ditujukan untuk memperluas target pasar anak muda di kawasan Asia Tenggara. Realme percaya diri bisa menjadi “game changer” di pasar smartphone Indonesia dengan fokus menyediakan smartphone yang memiliki kinerja cepat dan desain stylish untuk anak muda dengan harga yang terjangkau.

Indonesia merupakan negara Asia Tenggara pertama yang menjadi tujuan ekspansi Realme dalam menyasar pasar anak muda, setelah sebelumnya Realme sukses memasarkan Realme 1 dan Realme 2 di India. Sebagai gambaran, Realme 1 terjual habis dalam dua menit setelah tersedia di situs Amazon India, menjadikan Realme 1 sebagai produk smartphone yang mendapatkan predikat Best-Seller. Realme 2 pun memecahkan rekor terjual sebanyak 370.000 unit hanya dalam waktu 2 minggu setelah peluncurannya di India. Hal ini semakin memperkuat kepercayaan diri Realme untuk hadir sebagai game changer di pasar Indonesia.

Founder and CEO Global Realme, Sky Li mengatakan bahwa,Dengan membawa semangat “proud to be young,” Realme siap untuk menghilangkan batasan dan menetapkan standar kualitas baru di industri smartphone di Indonesia. Smartphone Realme memiliki konsep ‘power meets style’ atau integrasi dari kinerja yang cepat dan desain yang trendi telah berhasil menginspirasi dan menarik jutaan pengguna. "Designing for young people" bukan hanya sebuah pernyataan tetapi juga terbukti dalam semua produk Realme yang memungkinkan setiap penggunanya, anak muda di seluruh dunia untuk mengeksplorasi kemungkinan yang tak terbatas.

“Realme percaya bahwa menjadi muda berarti memiliki kekuatan dan semangat. Menjadi muda adalah berbicara mengenai kemungkinan yang tidak terbatas dan tidak takut menghadapi tantangan. Menjadi muda juga tentang menemukan, menciptakan, dan bermimpi. Realme melihat anak muda selalu memiliki kemungkinan yang tak terbatas. Kemungkinan untuk menciptakan terobosan untuk berubah dan bangga dengan pertumbuhan anak muda untuk menaklukkan dan meraih kesuksesan serta bertahan tanpa takut membuka jalan yang baru,” tambah Sky Li.

Sebagai data tambahan, e-marketers mencatat pengguna aktif smartphone di Indonesia tumbuh dari 55 juta orang pada tahun 2015 menjadi 100 juta orang di 2018.  Dengan jumlah tersebut, Indonesia menjadi negara dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia setelah China, India, dan Amerika. Pengguna smartphone saat ini di Indonesia didominasi oleh usia produksi yang disebut sebagai generasi milenial (15 – 35 tahun).

Anak muda di seluruh dunia, termasuk di Indonesia memiliki kebiasaan dalam menggunakan smartphone dan pandangan estetika yang berbeda, tetapi tuntutan mereka nyaris serupa dalam hal kinerja dan desain. Realme akan fokus menyediakan smartphone dengan teknologi terkini untuk anak muda yang menawarkan kinerja cepat dan desain yang penuh gaya namun dengan harga yang terjangkau.

Beberapa waktu lalu, Chief Product Officer Realme, Levi Lee mengatakan bahwa Realme 2 merupakan smartphone Realme pertama yang akan dipasarkan secara internasional. Hal ini semakin menegaskan bahwa Realme akan segera masuk ke negara lain yang memiliki potensi pasar yang besar, salah satunya Indonesia. Jadi, bersiaplah anak muda Indonesia untuk menyambut kehadiran Realme. (***)
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks