BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Pakar Politik : Keterpilihan Gus Ipul - Puti Pasti Menang

Pakar Politik : Keterpilihan Gus Ipul - Puti Pasti Menang

Written By nasional on Sabtu, 23 Juni 2018 | 07.21

SURABAYA,  Pakar politik Jawa Timur (Jatim) menilai bahwa pasangan Calon Gubernur Jawa Timur Gus Ipul - Puti (Gusti), dipastikan akan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Jatim, pasalnya Gusti tidak pernah sekalipun bersikap, bertutur, bertindak sinis, marah marah, tuduh sana tuding sini, atau sikap yang tidak terpuji sekalipun. 

"Mereka berdua tawadhu dan percaya pada takdir Allah SWT, dengan menghargai pilihan rakyat Jatim. Jadi untuk apa ribut -  ribut. Sebagai insan mereka berdua memaksimalkan ikhtiar dan doa, karena itulah relatifitas manusia. Kemuthlakan milik Tuhan Yang Maha Kuasa, mereka berdua menyadari sepenuhnya hal itu," kata Heri Purwanto salah satu pakar politik Jatim  ditemui beritalima.com. 

Sementara menurutnya, tetangga sebelah dianggap selalu uring-uringan dengan panwas, mengadu kepada panwas soal ini-itu. Namun, setelah diteliti panwas atau penegak hukum, tidak ditemukan secara substansial atau material adanya pelanggaran. 

"Saya meyakini ini hanya upaya untuk menimpakan citra buruk kepada pasangan GUSTI," ujarnya. 

Tidak hanya itu, ada upaya mengobral fiqih perihal memilih pemimpin dengan embel embel dosa dan pahala, sebab memilih cagub mereka dipathok dengan fardhu ain. 

"Bukankah ini melibatkan Tuhan pada gawe pilgub. Allah SWT adalah dzat dengan predikat yang tidak bisa diapa-apakan, tidak terjangkau oleh akal dan panca indera kita. Dengan upaya itu Allah SWT diturunkan ke Mahaan-Nya, karena diseret dalam rebutan kursi pilgub," terang dia. 

Heri menambahkan kepanikan lawan Gusti masih belum berhenti, dan negara disinyalir tidak netral. 

"Tidak tanggung tanggung yang mengeluarkan sinyalemen mantan presiden. Dia telah menjatuhkan martabat dirinya sendiri, karena reaksi yang muncul diunggahnya, fakta fakta penggunaan kekuasaan presiden sebelumnya saat pilpres, pada masa jabatannya yang kedua (baik melalui KPU maupun badan intelijen negara)," tutupnya. (RR)
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks