BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Ini Perekonomian Jatim Di Bawah Duet Pakde Karwo-Gus Ipul

Ini Perekonomian Jatim Di Bawah Duet Pakde Karwo-Gus Ipul

Written By nasional on Sabtu, 30 Desember 2017 | 04.10

SURABAYA,  Selama dua periode Gubernur Soekarwo dengan Wagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meNakhoda Provinsi Jatim mempunyai track record yang terus positif. Berbagai terobosan yang dilakukan Pak De Karwo dengan Gus Ipul membawa Jatim unggul dibandingkan Provinsi lainnya di Indonesia.

"Jatim mempunyai Pertumbuhan Ekonomi tertinggi kedua setelah DKI dan kinerja perekonomiannya secara rata-rata selalu diatas Nasional dari Tahun ke Tahun, tentunya ini patut kita apresiasi," kata pengajar departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unair Wasiaturahma.

Dalam perspektif ekonomi, misalnya semua stakeholder paham bahwa Jatim merupakan backbone perekonomian nasional. Hanya Jatim dan DKI Jakarta yang memiliki tingkat PDRB lebih dari Rp. 1000 triliun per tahun, itulah kehebatan duet Pak De Karwo dengan Gus Ipul.

Secara rata-rata dari 2010-2016 kontribusi paling tinggi adalah sektor industri manufaktur. Secara keseluruhan semua sektor bertumbuh positif. Disektor ekonomi manufaktur, posisi Jatim juga tak bisa dipandang sebelah mata. Potensi sumberdaya alam yang dimiliki Jatim sangat luar biasa misalnya seperti minyak.

"Sekitar 25%-30% lifting minyak nasional disumbang Jatim. Untuk lifting minyak, Jatim menjadi penyumbang terbesar kedua dibawah Provinsi Riau. Kita bisa membuktikan bahwa hal ini tidak mudah dicapai oleh pemimpin-pemimpin sebelum duet KarSa," ujarnya.

Tingkat Pengangguran terbuka di Jatim sepanjang periode 2010-Feb 2017 dibawah TPT Nasional. Tingkat Pengangguran terbuka Jatim sepanjang periode 2010-Feb 2017 memiliki tren penurunan, ini menandakan bahwa terjaganya iklim investasi Jatim yang berdampak pada perluasan kesempatan kerja sangat positif.

Selain itu juga keberhasilan duet KarSa bisa dilihat dari pengembangan Koperasi Wanita (Kopwan). Pemerintah Provinsi Jatim pada tahun 2015 memfasilitasi pendirian 3.500 Kopwan baru. Pendirian difokuskan pada Koperasi Wanita Syariah ditingkat desa.

Program tersebut dikawal SKPD/OPD terkait, yaitu Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim. Tujuan pendirian koperasi-koperasi wanita syariah hingga ditingkat desa itu adalah untuk mengembangkan kekuatan ekonomi masyarakat khususnya perempuan ditingkat perdesaan. Dalam hal Gus Ipul yang aktif memberikan pengarahan kepada kelompok-kelompok pengajian diperdesaan yang dikumpulkan ditingkat Kabupaten/kota.(Ef)


Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks