BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Tolak Kriminalisasi Lukas Enembe Ratusan Massa Unjuk Rasa di Kantor Gubenur

Tolak Kriminalisasi Lukas Enembe Ratusan Massa Unjuk Rasa di Kantor Gubenur

Written By nasional on Minggu, 10 September 2017 | 10.15

JAYAPURA,   Ratusan massa dari berbagai elemen, berunjuk rasa di Halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura, menolak upaya kriminalisasi terhadap Lukas Enembe sebagai kepala daerah di Provinsi Papua.

Aksi unjuk rasa digelar sejak 11.00 WIT, Jumat (8/9) kemarin, dibawah kawalan aparat keamanan.

Dalam aksinya mereka membawa puluhan poster dan spanduk bertuliskan, "stop kriminalisasi Lukas Enembe" dengan hastag #SaveGubernurPapua. Secara bergantian, para perwakilan pendemo berorasi, mengklaim perwakilan lima wilayah adat di bumi Cenderawasih.

"Harusnya jika korupsi tentunya sudah ada temuan oleh pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terlebih dahulu. Disamping itu, instansi teknis yang diperiksa dulu, kemudian ditetapkan tersangka lalu kalau ada keperluan bukti tambahan baru periksa gubernur".

"Tapi ini yang kelihatan kan tidak seperti itu. Makanya saya lihat ini merupakan sebuah opini yang dibangun seolah-olah gubernur sebagai tersangkanya. Hal ini yang menjadi keresahan warga hari ini," terang Koordinator Massa, Benyamin Gurik, disela-sela aksi unjuk rasa itu.

Ia mengatakan aksi masyarakat hari ini juga merupakan bentuk protes terhadap Penyidik Bareskrim Polri yang memanggil Gubernur, terkait dugaan korupsi beasiswa luar negeri di Biro SDM Papua tahun 2016.

Dimana pemanggilan itu, merupakan pengulangan kasus dugaan korupsi di Dinas PU Papua pada awal Januari lalu, dimana Gubernur pun dikabarkan terlibat dalam kasus yang ditangani KPK itu.

Ia juga meminta pihak Kepolisian tidak dimanfaatkan dan dikendalikan oleh siapapun juga. Sebab, jangan sampai tindakan itu justru hanya akan merusak citra dan nama baik gubernur.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Papua Musa Isir mewakili Pemerintah Provinsi Papua menerima aspirasi para pengunjuk rasa. Pihaknya mengatakan bakal meneruskan aspirasi itu kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti.

Usai menyerahkan pernyataan sikap, para pendemo langsung membubarkan diri dengan tertib. (Humas)
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.


 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks