BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Lagi, Bustanul Huda Kembangkan Cabang

Lagi, Bustanul Huda Kembangkan Cabang

Written By nasional on Jumat, 29 September 2017 | 02.42

Aceh Utara, Beritalima –  Dayah (Pesantren) ulama kharismatik salafiah Aceh Bustanul Huda, Paya Pasi, Kec. Julok Kab. Aceh Timur kembali membuka cabang baru. Pimpinan dayah tak lain adalah kader alumni dayah yang bersangkutan.

Bustanus Salikin diresmikan langsung oleh Abu Ali panggilan akrab ulama dayah Tgk. H. Muhammad Ali alias Abu Paya Pasi. Cabang dayah tersebut didirikan diDesa Teupin Mamplam, Kec. Simpang Ulim, Kab. Aceh Timur.

 

Pada kesempatan itu turut hadir pimpinan dayah yang akan membina kelangsung Bustanul Sadikin Tgk Syakirin, Abu Ali, Abu Blang Jrueng, Tgk H Abdul Manan, Tgk H Muhammad Jakfar (Abi Jafar), Ketua Lembaga Acheh Future Razali Yusuf, OKP Gerakan Penerus Aceh (GPA), Muspika Plus Simpang Ulim, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat.


Para tokoh ulama mengatakan dayah merupakan perpanjangan pendidikan agama Allah di Aceh. Dengan berkembangnya dayah Salafi akan mengentas isu-isu menyesatkan ditengah-tengah masyarakat awam.

 

Tokoh Agama juga mengharap, pendidikan usia dini terhadap anak agar menjadi tanggung jawab agama. Dayah juga diharapkan menjadi pijar ditengah-tengah apatisme masyarakat yang kurang peduli terhadap akidah dan norma-norma agama. Dengan pengembangan sayap Bustanul Huda ini akan memberikan dampak yang besar bagi penerus di Simpang Ulim dan sekitarnya.


Abu A Manan dalam tausiahnya meminta masyarakat untuk bersatu padu dijalan Allah, memerangi kebodohan dan memperjuangan agama Allah tidak harus berperang ke Tanah Arab seperti yang terjadi saat ini. Namun, tergantung kemampuan individual dan kelompok masyarakat, ia mengatakan dengan menjaga kelangsungan dayah adalah sebuah perjuangan mempertahankan agama Allah.


Ia pun berharap pemerintah desa tidak perlu sungkan dalam hal membantu pengembangan pengajian dayah.


Abu Payah lebih menekankan masyarakat untuk memfasilitasi diri pada pengajian rutin dalam masyarakat. "Dayah yang sudah ada disini agar dipergunakan, khususnya bagi seluruh anak-anak dan para orang tua untuk terus menuntut ilmu.  Jangan sampai terbengkalai tempat yang sudah kita bangun bersama. Dayah ini terbuka untuk masyarakat umum yang hendak menuntut ilmu dari berbagai kalangan generasi," ujar Abu Paya Pasi.(EN)

Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks