BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Pemprov NTT Terus Berupaya Tingkatkan Mutu Pendidikan

Pemprov NTT Terus Berupaya Tingkatkan Mutu Pendidikan

Written By nasional on Rabu, 16 Agustus 2017 | 21.10

KUPANG,   Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya menyampaikan kinerja pelaksanaan delapan agenda pembangunan serta enam tekad provinsi Nusa Tenggara Timur yang sudah dikerjakan selama ini.
Agenda pertama, peningkatan kualitas pendidikan, kepemudaan dan keolaragaan. Gubernur Lebu Raya menjelaskan, tingkat kelulusan pada semua jenjang pendidikan mencapai 100 persen di tahun 2017. Pencapaian ini merupakan hasil yang menggembirakan, Namun pemerintah Provinsi NTT terus berupaya bersama pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan, karena penentuan kelulusan siswa berdasarkan pada hasil ujian sekolah dan rata – rata nilai Ujian Nasional masih rendah untuk kategori lululusan kategori D.
Gubernur Lebu Raya menyampaikan hal itu, Dalam Pidato Kenegaraan Gubernur Nusa Tenggara Timur Dalam Rangka Memperingati HUTke – 72 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kupang, Rabu (16/8).
Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2017, mengambil tema, Indonesia Kerja Bersama. " Tema ini  menegaskan dan menyemangi kita untuk terus bekerja keras, kerja keras dan kerja tuntas," ujarya.
Dikatakannya, Kesadaran masyarakat dalam bidang pendidikan di NTT masih fluktuatif. Kesadaran ini terlihat dari realisasi angka partisipasi kasar tahun 2016, SD 112,85 persen, 98,96 persen, SMA/SMK 77,89 persen. Sedangkan angka partisipasi murni tahun 2016, lanjut dia, SD 93,49, SMP 69,20 persen dan SMA/SMK 56,47 persen.
Gubernur mengatakan, Dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan terdapat beberapa kendala yang ditemui diantaranya, jangkauan aksesibilitas antara permukiman dan letak sekolah yang jauh sehingga mempengaruhi daya jangkau siswa ke sekolah, 50 persen sekolah belum diakreditasi karena keterbatasan kuota, terdapat 23 persen guru belum sarjana, 21.213 orang guru belum bersertifikasi dari total 92.193 guru, kondisi sarana dan prasarana sebagian besar belum memadai, kurangnya tenaga guru terutama tenaga guru dengan kualifikasi kuantitas dan kualitas tertentu.
Selain itu, pemerintah provinsi sedang melakukan penataan data guru akibat implementasi dari UU Nomor 23 Tahun 2014, khusus urusan pendidikan menengah dan pendidikan khusus.
Meskipun demikian yang sangat menggembirakan yakni NTT mendapatkan penghargaan terkait kejujuran dalam pelaksanaan Ujian Nasional.
Selain pendidikan, pada aspek pembinaan kepemudaan dilakukan melalui keikutsertaan pemuda NTT dalam berbagai pelatihan, seperti pemuda perbatasan, usaha ekonomi, managemen organiasi kepemudaan, wirausaha ekonomi, pembinaan paskibraka serta Jambore Pemuda Indonesia.
Ia menambahkan, Pembangunan keolaragaan juga dilakukan melalui keikutsertaan para atlet pada pertandingan berbagai cabang olahraga diantaranya, atletik tinju, pencaksilat, taekwondo dan kempo dalam berbagai momentum.
" Disamping prestasi ditingkat nasional, salah satu prestasi yang menggembirakan yakni perolehan medali emas, perak dan perunggu di tingkat internasional untuk cabang olahraga kempo yang dicapai oleh anak-anak kita di California, Ameraika Serikat," kata Gubernur dua periode ini menambahkan. (L. Ng. Mbuhang)
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks