BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Pakde Karwo Ajak Kadin dan HIPMI Urus UMKM

Pakde Karwo Ajak Kadin dan HIPMI Urus UMKM

Written By nasional on Senin, 19 Juni 2017 | 20.58

SURABAYA,   Di era globalisasi, sektor UMKM harus mendapatkan perhatian. Oleh sebab itu, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jatim untuk ikut mengurus sektor UMKM. Selain Kadin Jatim, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) juga harus ikut mengurusnya.

Demikian disampaikan Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo saat Buka Puasa Bersama Gubernur, Kadin Jatim dan Himpunan Pengusahaha Muda Indonesia (HIPMI) beserta Anak Yatim di Kantor Kadin Jatim, Surabaya, Senin (19/6).

Dijelaskan Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jatim, krisis ekonomi global yang melanda Eropa diprediksi berlangsung panjang. Hal tersebut disebabkan tingkat daya beli masyarakat di kelas menengah mengalami penurunan. Secara tidak langsung, krisis tersebut bisa berpengaruh bagi Jatim. "Oleh sebab itu, Kadin dan HIPMI harus bisa membaca situasi seperti itu. Salah satunya adalah memperhatikan sektor UMKM," ujarnya. Apabila sektor UMKM tidak diurus, menurut Pakde Karwo, akan berdampak jelek bagi ekonomi mikro.

Kadin dan HIPMI, lanjutnya, tidak boleh terjebak menjadi multinasional corporation. Apabila ini dilakukan maka Kadin dan HIPMI bisa menjadi bankrut karena faktor efisiensi.

"Awalnya mungkin bagus, tapi pasar akan semakin kecil karena posisi industri mikro pada posisi jatuh. Maka dari itu, betapa pentingnya Kadin dan HIPMI mengurus industri mikro," ungkapnya.

Pakde Karwo menjelaskan, industrialisasi bisa berdampak negatif bagi keberadaan UMKM, karena konsep yang dianut adalah efisiensi. Dengan adanya efisiensi akan menyebabkan disparitas keadilan yang menonjol.

Dicontohkan, jumlah angka pengangguran di beberapa negara mengalami kenaikan karena efisiensi, misalnya Spanyol mengalami peningkatan jumlah pengangguran menjadi 18 persen, Perancis 14 persen, dan Amerika 8,7 persen."Hal itu efek dari tidak diurusnya industri sehingga pasar jatuh karena income generatenya turun," ujarnya.

Oleh sebab itu, Pakde Karwo mengusulkan agar Kadin dan HIPMI melakukan restrukturalisasi, diantaranya membuat bank dengan bunga 1 digit. Sedangkan Pemerintah menarik pajak kecil untuk kelompok kecil. Demikian pula, retail diurus oleh pemerintah. "Apabila hal tsb dilakukan, maka akan memberikan dampak bagus, yaitu income bagi industri kecil akan mengalami kenaikan," paparnya.

Dalam kesempatan sama, Gubernur Jatim dua periode ini memaparkan neraca perdagangan Jatim pada bulan Januari – Februari 2017, yang surplus perdagangannya naik 95 persen dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya, yakni dari dari Rp. 23 trilyun menjadi Rp. 45 triliun. "Hal tsb menunjukkan ada pergerakan mesin di tataran bawah, yaitu sektor UMKM, "jelasnya. (rr)
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks