BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Baksos PWI Jatim, 70% Warga Terdampak Banjir Menderita Maag dan Pegal Linu

Baksos PWI Jatim, 70% Warga Terdampak Banjir Menderita Maag dan Pegal Linu

Written By nasional on Jumat, 10 Maret 2017 | 17.14


TUBAN,   Selama tiga hari pelaksanaan bakti sosial Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Timur, di tiga kecamatan terdampak banjir di Tuban, berhasil memeriksa dan mengobati 1.950 warga. Dari jumlah tersebut sebanyak 70 persen atau 1.365 orang, menderita sakit maag dan pegal linu.

"Berdasarkan catatan kami dan obat yang diberikan kepada pasien, warga yang tim dokter banyak yang sakit maag dan pegal linu," kata Windry Prasetya, Koordinator Bidang Kesehatan, Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPAPK) SCTV-Indosiar, didampingi Senior Staf YPAPK, Catur Anang Hutoyo, di Balai Desa Patihan, Widang, Tuban, Jumat (10/3) sore.

Menurut Windry, berbeda ketika bakti sosial di Kabupaten Sumenep, Madura, pada 2016 lalu. Masyarakat yang diperiksa dan diobati di tiga desa dan tiga kecamatan, lebih banyak yang mengalami tekanan darah tinggi.

Khusus yang di tiga desa dan tiga kecamatan di Tuban, dikatakan, warga banyak menderita penyakit maag dan pegel linu, bisa jadi disebabkan terkena dampak langsung banjir tahunan yang melanda desa dan kecamatan di Tuban.

Akibatnya, makan menjadi tidak teratur serta mengalami kecapekan, sebab warga harus memindahkan barang ke tempat aman, bahkan menguras rumah yang tergenang air. Daerah terdampak banjir di Tuban, bisa sampai 15 hari.

Baksos Ke 5
Selama tiga hari pelaksanaan bakso dari tanggal 8-10 Maret, tim YPAPK, memeriksa, mengobati dan memberikan obat secara gratis kepada 1.950 warga. Rinciannya di Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang sebanyak 825 pasien, Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel 542 orang dan di Desa Patihan Kecamatan Widang sebanyak 583 pasien.

Seperti diberitakan, baksos ini diselenggarakan PWI Jatim, bekerjasama dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih SCTV-Indosiar, Pemerintah Kabupaten dan PWI Tuban. Bakti sosial dalam rangka Hari Pers Nasional dan HUT ke 71 PWI. YPAPK, mengerahkan 15 kru terdiri dari tiga dokter umum, dua dokter gigi, dua apoteker dan para medis.

Sementara itu baksos hari ketiga Desa Patihan, Kecamatan Widang, warga antusias untuk memeriksakan kondisi tubuhnya. Mulai dari anak sekolah, remaja, bapak, ibu sampai kakek nenek, berbondong-bondoh, bahkan dengan sabar mengantri menunggu giliran untuk diperiksa.
Komandan Kodim 0811/Tuban Letkol Inf. Sarwo Supriyo dan jajarannya, ikut memberikan semangat untuk pasien dalam pengobatan dan pemeriksaan gratis, di Balai Desa Patihan. Ia menilai, baksos digagas PWI Jatim, sangat positif karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di bawah.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan didampingi Wakil Ketua Bidang Kerjasama PWI Jatim, Lutfil Hakim dan Kordinator Baksos mengatakan, baksos ini adalah konsistensi yang terus menerus dipertahankan oleh PWI Jatim untuk berbagai kepada sesama. Khusus tahun ini dilaksanakan di daerah terdampak banjir akibat luapan Bengawan Solo.

Baksos di Tuban merupakan ke lima. Sebelumnya dilaksanakan di Surabaya dan Sidoarjo, Gresik, Lamongan dan Sumenep. (*)



Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks