BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Realisasi Pupuk Bersubdisi Dikawal Ketat

Realisasi Pupuk Bersubdisi Dikawal Ketat

Written By nasional on Kamis, 26 Januari 2017 | 16.24



Tuban- Untuk menertibkan pendataan kebutuhan dan realisasi kebutuhanpupuk bersubsidi,  petani di Kecamatan Widang menggelar pertemuanpenyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi, Rabu (25/1/2017).

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 0811/08 Widang, Kapten Arh Sutomo,melaporkan luas lahan pertanian ke Dinas Pertanian dan Ketahanan PanganKab.Tuban, dengan tujuan dinas dapat menghitung kebutuhan pupuk subsidipetani secarariil. Ia berharap, ketua kelompok tani aktif mengawal para petanidan jemput bola untuk meminta dan mendata lahan pertanian mereka.

"Realisasi pupuk oleh distributor pupuk resmi di Kecamatan Widang kepadapetani tahun  2017 baru mencapai 50 %  dari luas lahan pertanian yang ada di Kecamatan Widang," ungkapnya. Dengan berbagai keterbatasan petani, penggunaan pupuk ditingkat petani ditengarai masih belum sesuai dengankaidah sehingga produksi pertanian belum optimal.

Pemerintah sangat berkepentingan untuk melakukan berbagai kebijakandibidang pupuk untuk menciptakan iklim kondusif bagi penyediaan pupuk di Indonesia, sehingga petani mudah mendapatkan pupuk sesuai kebutuhannya, kebijakan tersebut antara lain pemberian subsidi seharga pupuk bagi petani.


Sementara, Kepala UPTD Pertanian dan Ketahanan Pangan Kec.Widang,Moh.Asyari menjelaskan dalam melaksanakan penyusunan RDKK dilakukansecara bertahap dan berjenjang, mulai dari penyusunan ditingkat kelompok tanihingga rekapitulasi tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi.

"Melalui sosialisasi penyusunan rencana definitif kebutuhan kelompok, diharapkan mampu memberikan bekal pengetahuan yang nantinya sebagaiacuan dalam penyusunan RDKK di tingkat kelompo ktani," ungkapnya.
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks