BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Kanit Reskrim Yang Bermasyarakat.

Kanit Reskrim Yang Bermasyarakat.

Written By nasional on Kamis, 12 Januari 2017 | 04.23

CIANJUR,  Sosok Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Imam Subero yang menjabat sebagai Kepala Unit (Kanit) Reskim Polsek Naringgul bagi warga Kecamatan yang berada di ujung Selatan Kabupaten Cianjur sudah tidak asing lagi. Pria kelahiran Surabaya, 10 Juni 1972 itu telah mampu  mencuri perhatian serta simpati dari warga yang tersebar di 11 Desa. Kepada beritaLima.com, Rabu (11/1/2017), alumni Sekolah Polisi Negara (SPN) SEBA POLRI TA 1993/1994 itu mengatakan jika dirinya ingin selalu berusaha menjadi pribadi yang memiliki sifat mahir, terpuji, dan patuh hukum seperti didikan dan tempaan selama di Sekolah Polisi Ngara (SPN). Sebagai abdi negara, bapak 4 orang anak itu selalu siap sedia memberikan pengabdian sebagai pelayan, pengayom, dan pelindung masyarakat. "Menjadi aparat itu bukan untuk menindas masyarakat melainkan menjadi pelindung karena jabatan itu hanyalah titipan", pungkasnya. 


Kanit Reskrim yang satu ini menurut Bang Jay tokoh warga Naringgul, memiliki kepribadian berbeda dengan para pendahulunya.  Dia mampu dan pandai berinteraksi dengan masyarakat, semua golongan dirangkulnya termasuk memenuhi undangan keagamaan seperti maulid Nabi, Rajaban dan pengajian rutin. "Pak Kanit pribadi yang santun, dia tidak pernah merasa risih bergaul dengan warga desa yang sebagaian besar merupakan para petani dan buruh. Dia sering terlihat makan dan bercengkrama dengan masyarakat tanpa pandang bulu ", ujar Bang Jay.. Informasi yang berhasil dihimpun beritaLima.com, Kanit Reskrim Polsek Naringgul, Aiptu Imam Subero sering melakukan patroli dengan melibatkan warga karena keterbatasan anggotanya meski harus merogoh isi kantong pribadi. Keadaan medan  yang luas dan kurang bersahabat karena merupakan daerah terpencil, berbukit, dan eskrim tidak menjadikan nyalinya ciut. Perjudian, pedagang miras, kenakalan remaja dan motor bodong tanpa surat menjadi prioritas dalam melaksanakan tugasnya.                                                           (Pathuroni Alprian).


Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks