BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Viktor Sirait: Pembangunan Infrastruktur Akan Meningkatkan Daya Saing Pertanian

Viktor Sirait: Pembangunan Infrastruktur Akan Meningkatkan Daya Saing Pertanian

Written By Unknown on Kamis, 04 Februari 2016 | 06.47

JAKARTA – Pembangunan infrastruktur transportasi akan meningkatkan daya saing pertanian. Kita harus mengakui, efisiensi pertanian Vietnam lebih bagus dari Indonesia, maka kita harus kejar melalui pembangunan infrastruktur yang gencar.
“Dalam empat tahun ini, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) akan membangun jalan tol sepanjang 400 km. Ini akan meningkatkan promoting sector,” ujar Komisaris WSKT, Viktor Sirait, dalam di Jakarta Rabu (3/2).
Viktor, Bendaraha DPP Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), dalam diskusi di jajaran kader BaraJP, mengatakan, tujuan utama pembangunan infrastruktur adalah peningkatan daya saing dan pemerataan.
“Jalan tol Jakarta-Sukabumi akan membuka peluang usaha baru di Sukabumi. Akan banyak bisnis yang sama di Jakarta dan Sukabumi. Harga barang di Jakarta akan hampir sama dengan Surabaya, berkat jalan tol,” ujar Viktor, alumnus Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB).
Eksistensi kontraktor/investor jalan tol menjadi sangat berperan, karena pengembalian modal jalan tol memerlukan waktu 15 tahun. Bisnis ini sulit dimasuki swasta murni, tetapi harus oleh perusahaan yang mengemban missi khusus.
“Waskita Karya siap bekerja keras, dan mempunyai keahlian. Kinerja Waskita telah tercermin dari keuntungan yang terus meningkat, menjadi sekitar Rp 1 triliun tahun 2015 lalu,” ungkap Viktor, yang berbicara bersama Roy Maningkas, Komisaris PT Krakatau Steel Tbk (KRAS).
Viktor mengatakan, daya saing pertanian dan berbagai bisnis sangat tergantung pada kemajuan infrastruktur. Angkutan yang tidak efisien bisa membuat harga pasir menjadi empat kali lipat meski jarak angkutan hanya 40 km.
“Tahun 2018-2019, seluruh kota besar akan tersambung dengan jalan tol. Di seluruh propinsi ada proyek infrastruktur yang besar. Promoting sector akan terdorong oleh pembangunan transportasi dan energi,” kata Viktor. (dd)
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks