BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » DPRD diminta Aspirasikan Ke Presiden RI Oleh 3000 Massa Pro Revitalisasi

DPRD diminta Aspirasikan Ke Presiden RI Oleh 3000 Massa Pro Revitalisasi

Written By Unknown on Rabu, 22 April 2015 | 09.32

Denpasar, Revitalisasi Teluk Benoa ternyata ada pro dan kontra di gulirkan oleh LSM yang mengatasnamakan lingkungan hidup, tetapi pada Senin (20/4) adanya desakan dari masyarakat Bali yang tergabung 10 Ormas Masyarakat Peduli Pariwisata dan Budaya Bali, Massa berjumlah sekitar 3000 orang mendesak DPRD Bali untuk menyampaikan dukungan Revitalisasi Teluk Benoa agar secepatnya di setujui oleh Presiden Jokowidodo dan Kementerian terkait lainnya.

Massa berjumlah Sekitar 3.000 massa dari 10 organisasi kemasyarakatan yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pariwisata dan Budaya Bali, mendatangi DPRD Bali untuk hearing, menggelar parade budaya, dan doa bersama. Di antara mereka merupakan perwakilan dari dari Forum Bersama Kita Satu Bali, Forum Komunikasi Mahasiswa DPS, Bali Harmoni, Forbalis, Forum Perempuan Bali Karya, Garuda Dewata, Gasos, Semeton Segara Giri, Asaf FB, dan Yayasan Bumi Bali Bagus. Selain itu, hadir juga sekitar 200 pemangku agama di Bali.

"Kami intinya ingin menyampaikan aspirasi ke DPRD Bali terkait rencana revitalisasi Teluk Benoa. Bahwa, kami mendukung penuh rencana revitalisasi itu. Kiranya, DPRD Bali bisa meneruskan aspirasi kami ke Presiden Jokowi dan menteri-menteri terkait lainnya," kata Koordinator Lapangan Aksi Kadek Agus Ekanata, Senin (20/4).

Upaya untuk hearing dengan DPRD Bali sendiri direspon positif. Sekitar 50 orang perwakilan massa aksi diterima Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Kori, dan delapan anggota DPRD lainnya dari semua fraksi. Seperti Nyoman Parta, dan Disel Astawa (PDIP), Wayan Adyanya (Demokrat), Ngurah Wijaya (Golkar), Ketut M Pendit, (Gerindra) dan Ketua Pansus Zonasi DPRD Bali I Kadek Diana.
Salah satu perwakilan pendemo yang diterima hearing, Sri Wigunawati mengatakan, ada tujuh hal yang disampaikan saat hearing. Tujuh hal ini merupakan alasan kenapa RTB diperlukan. 

Di antaranya, revitalisasi bisa mencegah banjir, menambah ruang terbuka hijau, meningkatkan aktivitas sosial, budaya dan ekonomi masyarakat, memulihkan kawasan konservasi Pulau Pudut, melindungi mangroove, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"DPRD akan segera tindak lanjuti aspirasi yang kami sampaikan tersebut. DPRD juga meminta Pansus Zonasi untuk berkonsultasi dan meminta penjelasan ke pemerintah pusat, khususnya soal Perpres 51/2014, karena Perpres ini akan jadi dasar hukum dalam buat Perda Zonasi nantinya," ujar Sri yang sempat membacakan pernyataan sikap dukungan revitalisasi di ruang sidang DPRD.

Selain itu, ucap Sri, DPRD juga akan mendesak ke pemerintah pusat untuk segera menerbitkan izin AMDAL dengan melibatkan tim profesional yang independen. "Kalau semua sudah clear, DPRD Bali menjanjikan tidak akan ada persoalan lagi untuk revitalisasi Teluk Benoa," katanya

Massa memenuhi areal depan taman gedung DPRD Bali. Selain berorasi, ribuan massa itu juga menampilkan atraksi kesenian yang menceritakan betapa pentingnya reklamasi Teluk Benoa seluas 700 hektare oleh perusahaan milik pengusaha nasional Tomy Winata tersebut.

Tidak hanya itu, mereka juga membawa 200 pemangku (pemimpin persembahyangan Hindu) untuk menggelar persembahyangan di Pura gedung wakil rakyat tersebut. Kehadiran ratusan pemangku ini untuk mendoakan agar reklamasi Teluk Benoa dapat segera terwujud.

Menurut juru bicara aksi, Ani Asmoro, pihaknya berharap reklamasi Teluk Benoa segera direalisasikan.


"Reklamasi atau revitalisasi Teluk Benoa jangan ditunda-tunda lagi. Ini untuk kepentingan masyarakat Bali," ucap Ani yang juga mantan anggota DPR RI itu.
Massa ini menilai dukungan bagi reklamasi Teluk Benoa mereka lakukan karena akan membawa banyak keuntungan bagi masyarakat Bali di masa mendatang, dengan dibukanya areal Wisata Internasional, maka sebanyak 250.000 masyarakat Bali akan terserap di proyek raksasa bernuansa Internasional, dan dapat menghidupi 1 juta orang masyarakat Bali, sehingga akan mengurangi pengangguran di Bali.

I Wayan Suarta selaku Ketum Masyarakat Pariwisata Indonesia memberikan dukungan dan penjelasan adanya kesediaan jalan tol dan pemasangan pipa gas yang melewati Teluk Benoa dan pelabuhan laut international telah mengubah Teluk Benoa tidak lagi menjadi daerah konservasi air. Bahkan, saat ini, ancaman terjadinya abrasi Teluk Benoa akan mengancam keberadaan situs-situs Pura Hindu.

"Jadi upaya reklamasi justeru akan membantu masyarakat Bali. Upaya reklamasi ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Badung dan Bali karena akan memberikan dampak yang positif bagi ekonomi, budaya, sosial dan lingkungan hidup,"tegasnya.

Menurut Ketua Umum PWRI,Suriyanto, PD.SH, mengatakan Presiden harus mendukung revitalisasi Teluk Benoa untuk kepentingan perbaikan dan peningkatan perekonomian masyarakat Tanjung Benoa, Bali siapapun pelaksananya jangan pandang bulu, karena berdasarkan kajian-kajian yang dilakukan oleh para pakar ekonomin revitalisasi Tanjung Benoa, apabila dilaksanakan dapat menyerap tenaga kerja, hingga 250.000 orang sebelum dan sesudahnya, apalagi pelaksananya perusahaan swasta nasional yang benar-benar mendukung pemerintah seperti PT TWBI. Perbaikan Teluk yang sudah rusak dan peningkatan perekonomian masyarakat Bali khususnya Tanjung Benoa," pungkasnya (kir)
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.


 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks