BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » BaraJP: Saatnya Ahok Buka Nama Anggota DPRD yang Terlibat

BaraJP: Saatnya Ahok Buka Nama Anggota DPRD yang Terlibat

Written By Unknown on Minggu, 12 April 2015 | 11.21

JAKARTA - Gubernur Ahok sudah saatnya membuka nama-nama anggota DPRD DKI yang terlibat  "menyelundupkan" anggaran siluman Rp 12,1 triliun. Saatnya bukan retorika dan tuduhan kosong, tetapi Ahok harus sebut nama yang terlibat.


            "Menghindari pencemaran nama baik, Ahok bisa kembali mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk mengungkap nama-sama yang terlibat," tegas Vivi Evilia, Ketua Srikandi Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), saat menggalang aksi dukungan buat Ahok, di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (11/4) pagi.
            Ke 7 kali, BaraJP kembali menggalang dukungan tanda tangan masyarakat di atas spanduk bergambar Ahok. Hingga kini, BaraJP sudah mengoleksi 240 lembar (total sepanjang 1,2 kilometer).
            Vivi mengatakan, dari sisi perkembangan opini di masyarakat, sudah lama tidak ada informasi baru. Hal ini membuat pemberitaan media massa hanya mengulang-ulang topik yang sama, namun tidak ada substansi baru. Ini tidak sesuai dengan harapan masyarakat pendukung bahkan anti Ahok sekalipun.
            Awalnya, pemberitaan soal anggaran siluman Rp 12,1 triliun, kemudian Ahok diadukan ke Bareskrim Polri, berlanjut dengan pembentukan panitia hak angket di DPRD DKI Jakarta. "Apakah anggaran siluman memang ada, Ahok tidak ungkap nama," kata Vivi.
            "Masyarakat sudah bosan dengan isu yang itu-itu juga. Maka sebagai pendukung Ahok, kami meminta agar Ahok mengungkap nama-nama anggota DPRD yang terlibat. Kalau ada pegawai Pemda DKI yang ikut serta, ungkap juga," kata Vivi.
            Jika Ahok tidak membuka nama, akan mempengaruhi opini/persepsi publik terhadap Ahok sendiri. Maka pilihan tunggal untuk Ahok sekarang ini, adalah mengungkap nama-nama yang terlibat.
            "Kalau memang punya bukti namun Ahok tak mau membuka ke publik, maka jangan terbaik adalah memberi petunjuk  (clue) ke KPK. Beri tahu ke publik, nama-nama sudah diserahkan ke KPK," papar Vivi. (dd)

Caption foto:

Birgal Sinaga (berdiri di kursi), Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) Kepulauan Riau, ikut orasi di Bundaran HI Minggu (12/4). Birgal Didampingi Maria Astuti Rusia dan Afing Manamping Siregar. (Ist)
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.


 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks