BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Jadi Menko, Pengalaman Aktivis & Organisasi Dijadikan Modal Utama Puan Maharani

Jadi Menko, Pengalaman Aktivis & Organisasi Dijadikan Modal Utama Puan Maharani

Written By Unknown on Minggu, 02 November 2014 | 07.05

Jakarta, barajatim.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menanggapi tenang penilaian sejumlah pihak yang menganggap dia tak kompeten menjadi seorang menteri koordinator. 

Presiden Joko Widodo, kata Puan, pasti memiliki perhitungan matang sebelum menunjuknya menjadi Menko PMK. Selain itu, Puan juga menyatakan punya pengalaman yang tak semua orang bisa miliki, yakni pengalaman aktivitas sosial dan organisasi sejak sekolah di bangku SMP hingga menjadi petinggi di kepengurusan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. 

"Pengalaman yang tak semua orang bisa miliki ini juga menjadi modal untuk saya di pemerintahan ini," kata Puan dalam wawancara khusus Kompas TV bersama Kompas.com danTribunnews di Kantor Kemenko PMK, Jumat (31/10/2014).

"Kalau kemudian orang masih berpikir soal keahlian saya, beri saya kesempatan untuk bisa membuktikan," lanjut Puan. "(Meskipun) sebagai manusia, tentu Puan Maharani tidak akan luput dari kekurangan. Akan tetapi, saya berusaha bersungguh-sungguh untuk apa pun yang menjadi tanggung jawab saya."

Saat ini, kata Puan, ia hanya ingin fokus menjalankan instruksi Presiden Jokowi untuk bekerja cepat menyentuh akar persoalan. Tak lama setelah dilantik, ia pun langsung menggelar rapat koordinasi dengan eselon I di kementeriannya dan rapat koordinasi dengan semua kementerian yang ada dalam koordinasi kementeriannya.

"Saya tidak bisa berkomentar apa yang saya lakukan di sini dan apa yang saya lakukan kemarin. (Jabatan) ini tantangan dan amanat buat saya, bagaimana saya bisa menyumbangkan seluruh pikiran saya, seluruh kemampuan saya untuk bersama-sama membangun kabinet yang membawa hasil baik untuk masyarakat," tekan Puan.

Puan lahir dan besar di keluarga politisi, dari pasangan almarhum Taufiq Kiemas dan Megawati Soekarnoputri. Delapan tahun terakhir, dia menjadi salah satu petinggi di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Sebelum menjadi menteri, jabatan terakhirnya di partai adalah Ketua Bidang Politik DPP PDI Perjuangan. Tugas yang diembannya tak dapat dianggap remeh.

Putri dari Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri ini adalah Ketua Badan Pemenangan PDI-P saat Pemilu Legislatif 2014 dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu Presiden 2014. Puan menuntaskan dua tugas itu dengan kemenangan PDI-P pada pemilu legislatif dan kemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla pada pemilu presiden. (Indra Akuntono/kompas.com/if).
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.


 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks