BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Presiden SBY Menyaksikan Penandatanganan Kerjasama Delimitasi Batas Maritim Indonesia - Singapura

Presiden SBY Menyaksikan Penandatanganan Kerjasama Delimitasi Batas Maritim Indonesia - Singapura

Written By Unknown on Kamis, 04 September 2014 | 10.13

Jalinan persahabatan antara Indonesia dengan Singapura akan terus diperkuat dengan kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan Presiden Singapura Tony Tan Keng Yam, dan dilanjutkan dengan pembicaraan terbatas dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Istana kepresidenan Singapura, Rabu (3/9).  Indonesia memiliki jalinan hubungan kerjasama dan persahabatan yang hangat dengan Singapura sejak pertama kali dibukanya hubungan diplomatik pada tahun 1967. Dalam sepuluh tahun terakhir, pemerintahan Presiden Yudhoyono telah semakin mengkonsolidasi kerjasama kedua negara, utamanya di bidang-bidang yang menjadi prioritas bersama selaku negara yang bertetangga dekat.   Pada kesempatan yang sama, Presiden SBY, menyaksikan ditandatanganinya perjanjian antara Singapura dan Indonesia terkait kesepakatan mengenai perbatasan laut oleh Menlu Indonesia Marty Natalegawa dan Menlu Singapura K. Shanmugam.

Perjanjian perbatasan yang disepakati dua negara adalah wilayah laut di Selat Singapura bagian timur segmen satu yang mencakup wilayah Pulau Batam hingga Changi. Sebelumnya, pada tahun 2009 Indonesia sudah bersepakat dengan Singapura untuk batas wilayah laut di Selat Singapura bagian barat yang mencakup Pulau Nipa hingga Tuas. Sementara untuk Selat Singapura bagian timur batas wilayah tersebut baru dapat disepakati sebagian saja, karena sebagian lainnya melibatkan wilayah milik Malaysia. “Yang disepakati kali ini yang bagian timur segmen satu. Sementara, yang segmen dua yaitu wilayah Pulau Bintan-South Ledge/Middle Rock/Pedra Branca masih ditunda karena melibatkan Malaysia" kata Marty Natalegawa.  

Penandatanganan perjanjian delimitasi batas maritim ini diharapkan semakin meningkatkan hubungan bilateral kedua negara. Selain itu, bentuk-bentuk penyelesaian delimitasi batas maritim melalui perundingan dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain di kawasan yang masih dihadapkan pada tantangan serupa. Kerjasama bilateral Indonesia-Singapura telah semakin terkonsolidasi melalui pembentukan tujuh kelompok kerja yang meliputi bidang investasi, agribisnis, kepariwisataan, ketenagakerjaan, dan pengembangan wilayah ekonomi kepulauan Batam, Bintan, Karimun, dan wilayah ekonomi lainnya.

Indonesia memiliki hubungan bilateral yang cukup baik dengan Singapura. Di bidang perdagangan, dengan jumlah total volume perdagangan senilai 42,3 miliar pada 2013, ekspor Indonesia ke Singapura tercatat senilai 16,7 milar dolar AS dengan jumlah impor Indonesia dari Singapura sebesar 25,6 miliar. Lebih lanjut, pada tahun 2012 Indonesia menanamkan modal di Singapura sebesar 1,66 miliar dolar AS. Sementara, investasi dari Singapura di Indonesia terhitung sebesar 4,85 miliar dolar AS. Di bidang people-to-people contact, pada tahun 2013 terdapat 24.447 pelajar Indonesia yang menimba ilmu di Singapura, dan terdapat 31 siswa Singapura yang tengah menempuh pendidikan di Indonesia. Sementara itu, pada tahun yang sama terdapat 1,38 juta warga negara Singapura yang mengunjungi Indonesia, dan 3,1 juta warga negara Indonesia yang mengunjungi Singapura. 

Turut mendampingi Presiden SBY dalam kunjungan kerja kali ini, diantaranya Mensesneg Sudi Silalahi, Menlu Marty Natalegawa, Menkopolhukam Djoko Suyanto, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Menkoperekonomian Chairul Tanjung, Mendag M. Lutfi, Menparekraf Marie Elka Pangestu, Mendikbud Muh. Nuh, Wamenlu Dino Patti Djalal dan Setkab Dipo Alam.  (##)

Foto : Presiden SBY bertemu dengan Presiden Singapura Tony Tan Keng Yam dalam kunjungan kerja ke Singapura Rabu (3/9). Kedatangan Presiden SBY kali ini juga untuk menyaksikan Penandatanganan kerjasama delimitasi batas maritim Indonesia-Singapura oleh Menlu Marty Natalegawa dan Menlu Singapura K.Shanmugam
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks