BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Lewat Monolog "Insiden Bendera" di Hotel Majapahit Diperingati

Lewat Monolog "Insiden Bendera" di Hotel Majapahit Diperingati

Written By Unknown on Jumat, 19 September 2014 | 23.47

Surabaya,   - Dalam rangka Memperingati dan mengenang nilai-nilai kepahlawan yang ditunjukkan Arek-Arek Suroboyo dalam ''insiden bendera'', 19 September 1945, dr Ananto Sidohutomo MARS menampilkan Monolog ''Insiden Bendera'', Jumat (19/9/2014), di situs Menara Bendera sisi utara Hotel Yamato Hoteru (Hotel Majapahit Surabaya).

Tepat pukul 20.00 WIB, satu jam sebelum kejadian yang sebenarnya Ananto memulai aksinya untuk mengenang insiden perobekan bendera musuh Merah Putih Biru yang berkibar di atas menara bendera Hotel Yamoto. ''Saat itu terjadi 19 September 1945 sekitar pukul 21.00 WIB. Bendera musuh dinaikkan dan sempat berkibar sehari setelah Arek-Arek Suroboyo marah dan tidak terima kemudian bertempur dan menurunkan bendera musuh dengan merobek bagian warna biru. Akhirnya, bendera Merah Putih berkibar di atas menara,''pungkas Ananto.

Ananto berada di atas Hotel Yamato yang kini Hotel Majapahit memulai aksinya dengan diiringi alunan musik yang disaksikan oleh ratusan masyarakat di seberang Hotel Majapahit, Bendera Merah Putih yang dikibarkan oleh pengunjung diseberang Hotel menunjukkan semangat kepahlawanan yang telah ditanamkan oleh para pahlawan yang saat penyobekan Bendera merah putih biru, sehingga yang tersisa Merah dan Putih sesuai bendera Republik Indonesia.

Dengan melakukan Monolog ''Insiden Bendera', Ananto berharap generasi penerus bisa belajar sejarah yang benar dan apa adanya. ''Sebab bila keliru memaknai sejarah , kita tidak akan pernah menjadi bangsa yang maju. Hanya bisa berkali-kali tergelincir dan jatuh di lubang yang sama. Dan musuh terberat kita bukan dari luar sana melainkan dari dalam diri sendiri,''paparnya.

Dalam Monolognya, Ananto juga akan didampingi oleh musisi muda Alim A, Fileski, Rachmad Utojo, Deanandya dan Arif A. Mereka memainkan komposisi baru dan berkolaborasi dengan Ananto.

Peringatan mengenang insiden penyobekan bendera patut kita peringati setiap tahunnya, bukan hanya Ananto, namun juga penonton yang menyaksikan jalannya acara sangat antusias, terbukti ada sekelompok penonton yang sehabis menyaksikan monolog langsung mengadakan acara juga, diantaranya Puisi dengan diiringi musik dan lagu-lagu kepahlawanan "kita menyaksikan monolog ini cukup menarik untuk mengenang para pahlawan kita, bahkan kami secara spontanitas juga membacakan puisi ini" tegas Kamaluddien Efie budayawan Asal Madura yang ikut menyaksikan jalannya monolog insiden Bendera (di)
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks