BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Bara JP Hadang SBY di Bandara Halim Menjadi Subuh ini Pukul 00.30 WIB

Bara JP Hadang SBY di Bandara Halim Menjadi Subuh ini Pukul 00.30 WIB

Written By Unknown on Senin, 29 September 2014 | 16.37

JAKARTA - Jadual tiba Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang semula Rabu (1/10) pukul 07.00 WIB, berubah menjadi Selasa (30/9) pukul 00.30 WIB. Masyarakat yang hendak mendukung aksi hadang SBY untuk menyerahkan penghargaan "Bapak Anti Demokrasi" hendaknya bergabung.
            "Kita langsung kumpul di depan bandara (ruang tiba/berangkat) dan VVIP. Jika dilarang masuk, kita berkumpul di depan gerbang keluar dari bandara," kata Syafti Hidayat, Koordinator Aksi dari Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), di Jakarta, Senin (29/9).
            Syafti mengatakan, pemberian penghargaan kepada SBY berupa Bapak Anti Demokrasi, harus dilakukan secara terbuka dan diberikan pada kesempatan pertama sehingga harus langsung disambut di Bandara Halim Perdanakusumah sepulang melawat dari luar negeri.
            "Ketika rakyat berteriak karena hak demokrasi dirampas, sedangkan Tuan Presiden bergembira-ria menerima penghargaan di luar negeri, sudah selayaknya rakyat menyambut dan memberi penghargaan. Mari kita sambut beliau," tandas Syafti Hidayat.
            Selain penghargaan Bapak Anti Demokrasi, Bara JP juga telah menyiapkan sebuah trofi Best Actor UU Pilkada DPRD The Movie. Penghargaan ini akan diberikan dalam acara kenegaraan di Istana Presiden RI, massa akan mengantarkan trofi dari seberang Istana.
            Acara Bali Democracy Forum (BDF) VII 10-11 Oktober 2014, juga akan diupayakan Bara JP untuk dibatalkan, sebab seorang SBY yang merupakan Bapak Anti Demokrasi, secara moral tidak punya hak lagi untuk berbicara tentang demokrasi.

            Acara di Bali, mengambil tema Evolving Regional Democratic Architecture: The Dynamic of Political Development, Socio Economic progress and public participation in the democratic process.
            Tiga kepala negara asing akan ikut berbicara, yaitu Presiden Filipina Benigno Aquino, PM Timor Leste Xanana Gusmao dan Sultan Brunei Hasalnah Bolkiah. Delegasi 51 negara dari Asia Pasifik juga akan hadir.
            "Kami akan menyurati ketiga kepala negara dan 51 negara peserta, supaya Bali Democracy Forum VII jangan diselenggarakan di Indonesia, sebab Indonesia bukan lagi negara demokrasi. Setidaknya, SBY jangan sampai hadir dalam acara itu," tandas Stafti Hidayat. (dd)



Caption foto:

Inilah trofi yang sedang dibuat Bara JP untuk SBY, Best Actor Pilkada The Movie, segera diserahkan di Istana Negara. (Foto: Metrotvnews)

Bara JP
Syafti Hidayat
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks