BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Program Kampung Deret di Jakarta Dongkrak Kepemimpinan Jokowi

Program Kampung Deret di Jakarta Dongkrak Kepemimpinan Jokowi

Written By bara on Minggu, 25 Mei 2014 | 11.13

Jakarta, barajatim.com - Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) lewat program kampung deret harus diapresiasi. Lantaran, program kampung deret awalnya memicu rasa skeptis untuk menghilangkan kampung kumuh, namun akhirnya program tersebut mengundang decak kagum.

Pengamat Tata Kota dari Universitas Trisakti Yayat Supriyatna mengatakan keberhasilan program itu tak lepas dari kepemimpinan Jokowi dan wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sejak awal Jokowi sudah menekankan beberapa prinsip dilaksanakannya program Kampung Deret. Salah satunya, penerima bantuan program harus mengikuti kriteria yang ditetapkan.

"Dan hasilnya, kepemimpinan Pak Jokowi sangat mempengaruhi keberhasilan program ini. Gambarannya begini, program ini sifatnya bantuan dan gratis. Apakah ada pemimpin di kota lain, yang duit APBD banyak, mau berbuat seperti ini? Kesehatan gratis, pendidikan gratis. Di Jakarta, duitnya banyak nih, maka dibantu lagi di perumahan. Kalau duit lebih banyak, saya yakin, ya lebih banyak yang dibantu," ujar Yayat kepada merdeka.com di Jakarta, Sabtu (24/5).

Menurut Yayat, program kampung deret tersebut merupakan bukti bahwa Jokowi tidak ingin memperkaya diri sendiri dan mengabdi kepada masyarakat DKI Jakarta. Sebenarnya, lanjut dia, sudah banyak program sejenis seperti program perbaikan kampung dan Kementerian Pekerjaan Umum dengan Program P3KT. "Bertahun-tahun bantuan dari pusat, tapi malah tak dilakukan," kata dia.

Beda dengan Jokowi, yang muncul dengan program semacam kampung deret dan berhasil melaksanakannya. Dengan itu, Yayat meyakini apabila Jokowi jadi pemimpin RI, maka program seperti kampung deret di Jakarta pasti bisa diaplikasikan untuk seluruh Indonesia.

"Jokowi bisa melakukannya kalau ini mau diangkat menjadi program nasional. Saya bahkan memimpikan ini dibangun secara nasional bahwa kawasan kumuh perkotaan dikurangi alias no slum," jelas dia

Yayat menilai program Kampung Deret bisa menjadi bagian dari konsep Revolusi Mental yang pernah diajukan Jokowi. Yakni melalui tiga tahap dimulai dengan revitalisasi perumahan, dilanjutkan revitalisasi ekonomi melalui pembangunan kampung ekonomi kreatif.

"Setelah kampung deret, bangun kampung ekonomi kreatif. Jadi kampung deret jangan sekedar bikin orang senang terima bantuan. Tapi bangun juga ekonominya," kata Yayat.

Tahap ketiga adalah revitalisasi sosial. Ketiga tahap itu, apabila disebarkan ke seluruh Indonesia, maka rakyat Indonesia akan menjadi bagian dari 'Kampung Mandiri'. "Jadilah kita berdikari, yang merupakan salah satu konsep Trisakti Bung Karno. Itulah revolusi mental melalui kampung deret," pungkas dia. (Saugy Riyandi/merdeka.com/if).

Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks