BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Ini Tips Jokowi untuk para Relawan Jokowi

Ini Tips Jokowi untuk para Relawan Jokowi

Written By bara on Selasa, 27 Mei 2014 | 01.49

JAKARTA, Barajatim.com - Bakal capres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Joko Widodo mengklaim, pihaknya tidak memiliki modal dan uang untuk membiayai para relawan. Selain itu, Jokowi mengakui koalisi yang terbentuk antara PDI-P dengan Partai Nasdem, PKB, Partai Hanura, dan PKPI hanya membuahkan sebuah kekuatan "serangan udara" atau media massa.

"Kalau serangan udara kita kalah, yang di sini hanya satu, tapi di sana (Prabowo-Hatta) ada dua," kata Jokowi di hadapan para relawannya, di Posko Tim Koordinasi Nasional Jokowi-JK, di Jalan Teuku Cik Di Tiro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (26/5/2014) petang.

Sekadar informasi, pendiri Partai Nasdem, Surya Paloh, memiliki kelompok usaha media bernama Media Group. Sementara itu, ada dua pengusaha media di barisan pendukung Prabowo-Hatta, yakni Aburizal Bakrie dengan tvOne, ANTV, dan Viva.co.id, serta Hary Tanoesoedibjo dengan MNC. Oleh karena itu, Jokowi berupaya melakukan kampanye dengan strategi lain, yakni door to door.

Strategi itu dengan mendayagunakan para relawan untuk menjaring pendukung dari pintu ke pintu. Masing-masing organisasi relawan ada yang bertindak sebagai koordinator lapangan (korlap). Tiap korlap RT/RW itu bertanggung jawab untuk mendaftar warga mana saja yang sudah mendukung Jokowi-JK di lingkungannya.

"Misalnya Pak Agus, Bu Ani, Pak Bambang datangi rumah mereka dan sampaikan kalau ada capres-cawapres bernama Jokowi-JK. Sebelum Pak Bambang menjawab, arahkan untuk memilih Jokowi-JK, kalau Pak Bambang sudah oke, langsung di-check-list," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, cara ini lebih ampuh ketimbang hanya rapat mengatur strategi pemenangan. Lebih lanjut, ia mengingatkan, pemilihan presiden, 9 Juli 2014 mendatang, tinggal hitungan jam. Sehingga, perlu adanya tindakan nyata dari para relawan.

Strategi itu juga untuk menghindari strategi pengumpulan massa di stadion ternama, seperti Gelora Bung Karno (GBK). Sebab, untuk menyewanya saja, kata Jokowi, harus mengumpulkan biaya hingga Rp 8 miliar.

"Duit siapa? Saya enggak punya uang sebanyak itu. Makanya door to door, lihat nanti siapa yang menang. Tidak perlu takut, enggak punya uang, enggak punya stasiun TV, jangan takut, yang penting 50 orang betul-betul nyoblos kita," kata Jokowi.

Di akhir sambutannya, Jokowi meminta para relawan itu untuk siap siaga menjadi saksi tiap tempat pemungutan suara (TPS) pada 9 Juli mendatang. Ia menginstruksikan relawan untuk bersedia melihat data per kelurahan dan kecamatan secara rinci. Jangan sampai, lanjut dia, ada kecurangan yang terjadi.

Posko Tim Koordinasi Nasional Jokowi-JK itu merupakan gabungan dari beberapa organisasi relawan Jokowi-JK, seperti Sahabat Buruh, Seknas Jokowi, Projo, Jo-Man (Jokowi Mania), Bara JP, Laskar Jokowi, Seknas Tani, ARM (Aliansi Rakyat Merdeka), Gema Jokowi, Kornas Jokowi, Komunitas Pengusaha Jokowi-JK, dan Alumni UGM (blusukan Jokowi).

(Kurnia Sari Aziza/Kompas/jc)
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks